Bacaanteks lafadz surah Al Furqan tulisan arab saja. Surah Al Furqan merupakan urutan surat yang ke-25 dalam Kitab Suci Al Qur'an. Surah Al Furqan terdiri dari 77 ayat dan merupakan salah satu urutan Juz yang ke Juz 18 (ayat 1-20) sampai Juz 19 (ayat 21-77) serta termasuk dalam golongan surah Makkiyah yang diturunkan di Kota Mekkah. Baca Juga: Bacajuga: Surat Al Furqan Ayat 63 Terjemah Per Kata. Baca juga: Bacaan Surat Al Asr dalam Bahasa Arab dan Latin, Beserta Artinya. Baca juga: Surat Al Baqarah Ayat 284-286, Berikut Arab, Latin, Tafsir serta Terjemahannya. Al-Isra yang berarti "memperjalankan di malam hari". QS. Al-Isra Ayat 27 Berikutbacaan arab Surat Al-Furqan ayat 1sampai 19, latin dan artinya. Ayat 1. Surat Al-Furqan merupakan Al-Matsani; Surat ini diturunkan kepada Rasulullah SAW sebagai pengganti injil. Surat ini juga hanya memiliki ayat sebanyak 77, di mana kurang dari 100 ayat. Sehingga ayat ini masuk ke dalam golongan surat Al-Matsani. SURAT/ SURAH AL-FURQAN : ARAB, LATIN, ARTI, TAFSIR, MP3 & TAJWIDNYA. Surat Al-Furqan - Surah Al-Furqan adalah surat Al-Quran yang ke 25 berjumlah 77 ayat, termasuk kedalam surat dan diturunkan di kota Mekkah, Al-Furqan artinya adalah "Pembeda". Tabārakallażī nazzalal-furqāna 'alā 'abdihī liyakụna lil-'ālamīna nażīrā. BacaanAl Qur'an Juz 19 Latin dimulai dari surat Al Furqan ayat 21 dan selesai pada surat An Naml ayat 55. Juz ini terdiri dari surat An Naml ayat 21-77, Asy Syu'ara dan surat An Naml ayat 1-55. Baca Juga: Juz 19 Al Quran Teks Arab Juz 19 Al Quran Pdf Juz 19 Al Quran Gambar Berikut daftar urutan Juz 19 Alquran. Daftar Isi Surah ArabLatin: Tabārakallażī nazzalal-furqāna 'alā 'abdihī liyakụna lil-'ālamīna nażīrā. Artinya: Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam, « An-Nur 64 Al-Furqan 2 ». GRATIS! Artisurat Al Furqan adalah "pembeda", surat ini memiliki 77 ayat yang terbagi kedalam 2 juz. Dalam penggolongan surat Al Quran berdasarkan tempat turunnya, surat ini masuk kedalam jajaran surah Makkiyah. Artinya adalah surat Al Furqan di turunkan di kawasan Makkah. SuratAl Furqan (Pembeda) Surat Al Furqan (Pembeda) adalah surat ke-25 dalam Al Quran, terdiri dari 77 ayat, diturunkan di Mekkah. 1 تَبٰرَكَ الَّذِيْ نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلٰى عَبْدِهٖ لِيَكُوْنَ لِلْعٰلَمِيْنَ نَذِيْرًا ۙ Tab±rakal-la©³ nazzalal-furq±na 'al± 'abdih³ liyakµna lil-'±lam³na na©³r± (n). Tulisanatau Teks Latin Surat Al Furqaan. Surat yang ke-25 di dalam Al Qur'an dan terdiri dari 77 ayat. Baca juga surat Al Furqaan teks Arab, terjemah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Al Furqaan - الفرقان 1. tabaaraka alladzii nazzala alfurqaana 'alaa 'abdihi liyakuuna lil'aalamiina nadziiraan TafsirSurat Al-Furqan Ayat 63 (Terjemah Arti) Paragraf di atas merupakan Surat Al-Furqan Ayat 63 dengan text arab, latin dan artinya. Terdapat beraneka penafsiran dari beragam pakar tafsir mengenai makna surat Al-Furqan ayat 63, di antaranya seperti terlampir: Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia VJAYpL. وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا Arab-Latin Wallażīna yaqụlụna rabbanaṣrif 'annā 'ażāba jahannama inna 'ażābahā kāna garāmāArtinya Dan orang-orang yang berkata "Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". Al-Furqan 64 ✵ Al-Furqan 66 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Penting Terkait Surat Al-Furqan Ayat 65 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Furqan Ayat 65 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam pelajaran penting dari ayat ini. Ada aneka ragam penafsiran dari berbagai ahli ilmu terkait makna surat Al-Furqan ayat 65, di antaranya sebagaimana terlampir📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia65-66. Dan juga orang-orang yang meskipun sudah bersungguh-sungguh dalam ibadah, mereka takut kepada Allah, lalu memohon kepadaNya agar menyelamatkan mereka dari siksaan Jahanam. Sesungguhnya siksaannya itu akan mengitari orang yang berhak mendapatkannya. Dan sesungguhnya Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat menetap dan tempat tinggal.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram65. Dan mereka itu orang-orang yang berkata tatkala berdoa kepada Rabb mereka, "Wahai Rabb kami! Jauhkan azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azab Jahanam itu adalah kebinasaan yang kekal lagi tetap bagi orang yang mati dalam keadaan kafir.”📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah65-67. Dan mereka berdoa kepada Tuhan mereka agar dijauhkan dari azab neraka Jahannam yang akan menjadi tempat azab orang-orang kafir selamanya. Sungguh neraka Jahannam adalah seburuk-buruk tempat tinggal. Dan jika mereka mengeluarkan harta untuk membeli makanan, minuman, dan pakaian; maka mereka tidak bersikap boros atau pelit, namun mereka bersikap dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah65. وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا Dan orang-orang yang berkata “Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal” Yakni kerugian yang selalu menyertai mereka.📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi ArabiaAl-Hasan al-Bashri berkata segala sesuatu yang menimpa anak Adam dari musibah yang tidak berkepanjangan maka itu bukanlah kebinasaan yang kekal, adapun kebinasaan yang kekal ketika musibah itu berkepanjangan selama langit dan bumi ada.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah65. Dan orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka dengan berkata “Wahai Tuhan Kami, jauhkanlah kami dari azab Jahannam. Sesungguhnya azab Jahannam itu terus melekat dan abadi”Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahDan orang-orang yang berkata,“Wahai Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami. Sesungguhnya azabnya itu kekal”} kekal dan menetap, tidak akan lepas dari orang yang menerimanya📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H65 “dan orang-orang yang berkata, ’ya Rabb kami, jauhkan azab jahanam dari kami,” maksudnya, cegahlah ia dari kami dengan cara dijaga dari segala faktor penyebabnya dan dengan ampunan dari segala dosa yang terjadi dari kami, di mana hal itu merupakan penyebab azab, “sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal,” maksudnya, mengharuskan pelakunya mendapatkan azab, sebagaimana kedudukan orang yang berhutang kepada orang yang berpiutang.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Furqan ayat 65 Yakni hindarkanlah dari kami; jagalah kami dari sebab-sebab yang memasukkan kami ke dalamnya, dan ampunilah perbuatan kami yang mendatangkan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Furqan Ayat 6565-66. Sifat berikutnya adalah takut akan siksaan api neraka dan orang-orang yang berkata, 'ya tuhan kami, jauhkanlah azab jahanam yang sangat pedih itu dari kami, kami sangat takut, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal. ' inilah kerugian yang sangat besar bagi kami. Apalah arti kehidupan ini jika pada akhirnya kami tersiksa, karena dosa-dosa kami. Sungguh, jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. "65-66Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikianlah beberapa penjelasan dari beragam mufassirin mengenai kandungan dan arti surat Al-Furqan ayat 65 arab-latin dan artinya, moga-moga berfaidah bagi kita. Bantu usaha kami dengan memberikan tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan Konten Banyak Dikunjungi Kami memiliki berbagai topik yang banyak dikunjungi, seperti surat/ayat Al-Ma’un, Al-Bayyinah, Al-Fath, Al-Baqarah 183, Ali Imran 159, At-Tin. Serta Al-Insyirah, Alhamdulillah, Inna Lillahi, Yusuf 4, Al-Alaq, Al-Fil. Al-Ma’unAl-BayyinahAl-FathAl-Baqarah 183Ali Imran 159At-TinAl-InsyirahAlhamdulillahInna LillahiYusuf 4Al-AlaqAl-Fil Pencarian surat al mulk latin saja, surah alinfitar, arti surat al falaq, al baqarah dan artinya, arti surat al imran ayat 190-191 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah Bacaan teks Surat Al Furqan tulisan latin saja. Surah Al Furqan merupakan urutan surat ke 25 dalam kitab suci Al Qur’an. Al Furqan Artinya “Pembeda” yaitu diambil dari lafal ٱلْفُرْقَانَ yang terdapat pada ayat pertama. Surat Al Furqan ini termasuk dalam golongan surah Makkiyah yang diturunkan di Kota Mekkah dan terdiri dari 77 ayat serta merupakan Juz yang ke 18 dan 19. Baca Juga Surat Al Furqan Tulisan Arab Saja Surat Al Furqan Tulisan Arab Saja – الفرقان Bismillaahir rahmaa nir rahiim 1 – Tabaarakal ladzii nazzalal Furqaana alaa abdihii li yakuuna lil’aalamiina nadziira 2 – Alladzii lahuu mulkus samaawaati wal ardhi wa lam yattakhidz waladanw wa lam yakul lahuu syariikun filmulki wa khalaqa kulla syai’in faqaddarahuu taqdiiraa 3 – Wattakhadzuu min duunihiii aalihatal laa yakhluquuna syai’anw wa hum yukhlaquuna wa laa yamlikuuna li anfusihim dharranw wa laa naf’anw wa laa yamlikuuna mawtanw wa laa hayaatanw wa laa nusyuuraa 4 – Wa qaalal ladziina kafaruuu in haadzaaa illaaa ifkunif taraahu wa a’aanahuu alaihi qawmun aakharuuna faqad jaaa’uu dzhulmanw wa zuuraa 5 – Wa qaaluuu ashaatiirul awwaliinak tatabahaa fahiya tumlaa alaihi bukratanw wa ashiilaa 6 – Qul anzalhul ladzii ya’lamus sirra fis samaawaati wal-ardh; innahuu kaana Ghafuurar Rahiimaa 7 – Wa qaaluu maa li haadzar Rasuuli ya’kuluth tha’aama wa yamsyii fil aswaaq; law laaa unzila ilaihi malakun fa yakuuna ma’ahuu nadziiraa 8 – Aw yulqaaa ilaihi kanzun aw takuunu lahuu jannatuny ya’kulu minhaa; wa qaaladzh dzhaalimuuna in tattabi’uuna illaa rajulan mas huuraa 9 – Undzhur kaifa dharabuu lakal amtsaala fadhalluu falaa yastathii’uuna sabiilaa 10 – Tabaarakal ladziii in syaaa’a ja’ala laka khairan min dzaalika jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru wa yaj’al laka qushuuraa 11 – Bal kadzdzabuu bis Saa’ati wa a’tadnaa liman kadzdzaba bis Saa’ati sa’iiraa 12 – Idzaa ra’at hum min makaanin ba’iidin sami’uu lahaa taghaiyudzhanw wa zafiiraa 13 – Wa idzaaa ulquu minhaa makaanan dhaiyiqam muqar raniina da’aw hunaalika tsubuura 14 – Laa tad’ul yawma tsubuuranw waahidanw wad’uu tsubuuran katsiiraa 15 – Qul adzaalika khairun am Jannatul khuldil latii wu’idal muttaquun; kaanat lahum jazaaa’anw wa mashiiraa 16 – Lahum fiihaa maa yasyaaa’uuna khaalidiin; kaana alaa Rabbika wa’dan mas’uulaa 17 – Wa Yawma yahsyuruhum wa maa ya’buduuna min duunillaahi fa yaquulu a-antum adhlaltum ibaadii haaa’ulaaa’i am hum dhallus sabiil 18 – Qaaluu Subhaanaka maa kaana yanbaghii lanaaa an nattakhidza min duunika min awliyaaa’a wa laakin matta’tahum wa aabaaa’ahum hattaa nasuudz dzikra wa kaanuu qawman buuraa 19 – Faqad kadzdzabuukum bimaa taquuluuna famaa tastathii’uuna sharfanw wa laa nashraa; wa many yadzhlim minkum nudziqhu adzaaban kabiiraa 20 – Wa maaa arsalnaa qablaka minal mursaliina illaaa innahum la ya’kuluunat tha’aama wa yamsyuuna fil aswaaq; wa ja’alnaa ba’dhakum liba’dhin fitnatan atashbiruun; wa kaana Rabbuka Bashiira Akhir Juz 18 21 – Wa qaalal ladziina laa yarjuuna liqaaa’anaa law laaa unzila alainal malaaa’ikatu awnaraa Rabbanaa; laqadistakbaruu fiii anfusihim wa ataw utuwwan kabiiraa 22 – Yawma yarawnal malaaa ikata laa busyraa Yawmaidzin lil mujrimiina wa yaquuluuna hijran mahjuuraa 23 – Wa qadimnaaa ilaa maa amiluu min amalin faja’alnaahuhabaaa’an mantsuuraa 24 – Ash haabul jannati yawma’idzin khairun mustaqar ranw wa ahsanu maqiila 25 – Wa Yawma tasyaqqaqus samaaa’u bilghamaami wa nuzzilal malaaa’ikatu tanziila 26 – Almulku Yawma’idzinil haqqu lir Rahmaan; wa kaana Yawman’alal kaafiriina asiiraa 27 – Wa Yawma ya’adhdhudzh dzhaalimu alaa yadaihi yaquulu yaa laitanit takhadztu ma’ar Rasuuli sabiilaa 28 – Yaa wailataa laitanii lam attakhidz fulaanan khaliilaa 29 – Laqad adhallanii anidz dzikri ba’da idz jaaa’anii; wa kaanasy Syaithaanu lil insaani khadzuulaa 30 – Wa qaalar Rasuulu yaa Rabbi inna qawmit takhadzuu haadzal Qur’aana mahjuuraa 31 – Wa kadzaalika ja’alnaa likulli Nabiyyin aduwwan minal mujrimiin; wa kafaa bi Rabbika haadiyanw wa nashiiraa 32 – Wa qaalal ladziina kafaruu law laa nuzzila alaihil Qur’aanu jumlatanw waahidah; kadzaalika linutsabbita bihii fu’aadaka wa rattalnaahu tartiilaa 33 – Wa laa ya’tuunaka bi matsalin illaa ji’naaka bilhaqqi wa ahsana tafsiiraa 34 – Alladziina yuhsyaruuna alaa wujuuhihim ilaa jahannama ulaaa’ika syarrun makaananw wa adhallu sabiilaa 35 – Wa laqad aatainaa Muusal Kitaaba wa ja’alnaa ma’ahuuu akhaahu Haaruuna waziiraa 36 – Faqulnadz habaaa ilal qawmil ladziina kadzdzabuu bi Aayaatinaa fadammarnaahum tadmiiraa 37 – Wa qawma Nuuhin lammaa kadzdzabur Rusula aghraqnaahum wa ja’alnaahum linnaasi Aayatanw wa a’tadnaa lidzhdzhaalimiina adzaaban aliimaa 38 – Wa Aadanw wa Tsamuuda wa Ash haabar Rassi wa quruunan baina dzaalika katsiiraa 39 – Wa kullan dharabnaa lahul amtsaala wa kullan tabbarnaa tatbiira 40 – Wa laqad ataw alal qaryatil latiii umthirat matharas saw’; afalam yakuunuu yarawnahaa; bal kaanuu laa yarjuuna nusyuuraa 41 – Wa idzaa ra awka iny yattakhidzuunaka illaa huzuwan ahaadzal ladzii ba’atsallaahu Rasuulaa 42 – In kaada la yudhillunaa an aalihatinaa law laaa an shabarnaa alaihaa; wa sawfa ya’lamuuna hiina yarawnal adzaaba man adhallu sabiila 43 – Ara’aita manit takhadza ilaahahuu hawaahu afa anta takuunu alaihi wakiilaa 44 – Am tahsabu anna aktsarahum yasma’uuna aw ya’qiluun; in hum illaa kal an’aami bal hum adhallu sabiilaa 45 – Alam tara ilaa Rabbika kaifa maddadzh dzhilla wa law syaaa’a la ja’alahuu saakinan tsumma ja’alnasy syamsa alaihi daliilaa 46 – Tsumma qabadhnaahu ilainaa qabdhany yasiiraa 47 – Wa Huwal ladzii ja’ala lakumul laila libaasanw wannawma subaatanw wa ja’alan nahaara nusyuuraa 48 – Wa Huwal ladziii arsalar riyaaha busyran baina yadai rahmatih; wa anzalnaa minas samaaa’i maaa’an thahuuraa 49 – Linuhyiya bihii baldatan maitanw-wa nusqiyahuu mimmaa khalaqnaaa an’aamanw wa anaasiyya katsiiraa 50 – Wa laqad sharrafnaahu bainahum li yadzdzakkaruu fa abaaa aktsarun naasi illaa kufuuraa 51 – Wa law syi’naa laba’atsnaa fii kulli qaryatin nadziiraa 52 – Falaa tuthi’il kaafiriina wa jaahidhum bihii jihaadan kabiiraa 53 – Wa Huwal ladzii marajal bahraini haadzaa adzbun furaatunw wa haadzaa milhun ujaaj; wa ja’ala bainahumaa barzakhanw wa hijran mahjuuraa 54 – Wa Huwal ladzii khalaqa minal maaa’i basyaran fa ja’alahuu nasaban wa shihraa; wa kaana Rabbuka Qadiiraa 55 – Wa ya’buduuna min duunillaahi maa laa yanfa’uhum wa laa yadhurruhum; wa kaanal kaafiru alaa Rabbihii dzhahiiraa 56 – Wa maa arsalnaaka illaa mubasysyiranw wa nadziiraa 57 – Qul maaa as’alukum alaihi min ajrin illaa man syaaa’a ai yattakhidza ilaa Rabbihii sabiilaa 58 – Wa tawakkal alal Haiyil ladzii laa yamuutu wa sabbih bihamdih; wa kafaa bihii bidzunuubi ibaadihii khabiiraa 59 – Alladzii khalaqas samaawaati wal ardha wa maa bainahumaa fii sittati aiyaamin tsumma stawaa alal Arsy; ar Rahmaanu fas’al bihii khabiiraa 60 – Wa idzaa qiila lahumus juduu lir Rahmaani qaaluu wa mar Rahmaanu a nasjudu limaa ta’murunaa wa zaadahum nufuuraa 61 – Tabaarakal ladzii ja’ala fis samaaa’i buruujanw wa ja’ala fiihaa siraajanw wa qamaran muniiraa 62 – Wa huwal ladzii ja’alal laila wannahaara khilfatan liman araada any yadzdzakkara aw araadaa syukuuraa 63 – Wa ibaadur Rahmaanil ladziina yamsyuuna alal ardhi hawnanw wa idzaa khaatha bahumul jaahiluuna qaaluu salaamaa 64 – Walladziina yabiituuna li Rabbihim sujjadanw wa qiyaamaa 65 – Walladziina yaquuluuna Rabbanash rif annaa adzaaba Jahannama inna adzaabahaa kaana gharaamaa 66 – Innahaa saaa’at mustaqarranw wa muqaamaa 67 – Walladziina idzaaa anfaquu lam yusrifuu wa lam yaqturuu wa kaana baina dzaalika qawaamaa 68 – Walladziina laa yad’uuna ma’allaahi ilaahan aakhara wa laa yaqtuluunan nafsal latii harramallaahu illaa bilhaqqi wa laa yaznuun; wa mai yaf’al dzaalika yalqa atsaamaa 69 – Yudhaa’af lahul adzaabu Yawmal Qiyaamati wa yakhlud fiihii muhaanaa 70 – Illaa man taaba wa aamana wa amila amalan shaalihan fa ulaaa’ika yubad dilullaahu saiyi aatihim hasanaat; wa kaanallaahu Ghafuurar Rahiimaa 71 – Wa man taaba wa amila shaalihan fa innahuu yatuubu ilallaahi mataabaa 72 – Walladziina laa yasy haduunaz zuura wa idzaa marruu billaghwi marruu kiraamaa 73 – Walladziina idzaa dzukkiruu bi Aayaati Rabbihim lam yakhirruu alaihaa shummanw wa’umyaanaa 74 – Walladziina yaquuluuna Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrata a’yuninw waj alnaa lilmuttaqiina Imaamaa 75 – Ulaaa’ika yujzawnal ghurfata bimaa shabaruu wa yulaqqawna fiihaa tahiyyatanw wa salaamaa 76 – Khaalidiina fiihaa; hasunat mustaqarranw wa muqaamaa 77 – Qul maa ya’ba’u bikum Rabbii law laa du’aaa’ukum faqad kazzabtum fasawfa yakuunu lizaamaa Surah ke25Nama suratAl FurqanArtiPembedaJumlah ayat77 ayatGolongan surahMakkiyah إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَٰلِحًا فَأُو۟لَٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَٰتٍ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا Arab-Latin Illā man tāba wa āmana wa 'amila 'amalan ṣāliḥan fa ulā`ika yubaddilullāhu sayyi`ātihim ḥasanāt, wa kānallāhu gafụrar raḥīmāArtinya Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Furqan 69 ✵ Al-Furqan 71 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Berharga Terkait Surat Al-Furqan Ayat 70 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Furqan Ayat 70 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan pelajaran berharga dari ayat ini. Tersedia kumpulan penjelasan dari beragam pakar tafsir mengenai makna surat Al-Furqan ayat 70, misalnya seperti di bawah ini📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia68-71. Dan juga orang-orang yang mengesakan Allah, dan tidak menyeru dan tidak menyembah sesembahan selainNya, dan mereka tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang membolehkan jiwa dibunuh, seperti kafir setelah beriman, atau berzina setelah menikah, atau membunuh jiwa secara zhalim. Dan mereka juga tidak berzina, dan bisa menjaga kemaluan mereka kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak perempuan yang mereka miliki. Barangsiapa melakukan sebagian dari dosa-dosa besar ini, niscaya akan menjumpai siksaan di akhirat kelak, siksaan dilipat gandakan baginya di akhirat, dan ia akan kekal di dalamnya dalam keadaan hina lagi rendah. Ancaman kekal ini adalah bagi orang yang melakukan semuanya, atau bagi orang yang melakukan kesyirikan kepada Allah. Akan tetapi, orang yang bertaubat dari dosa-dosa tersebut dengan taubat nasuha yang sesungguhnya, beriman dengan keimanan yang teguh lagi disertai dengan amal shalih, maka orang-orang itulah yang Allah akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka dan menggantikannya dengan kebaikan-kebaikan, lantaran taubat dan penyesalan mereka. Dan Allah itu Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, Maha Pemurah terhadap hamba-hambaNya, karena Allah menyeru mereka untuk bertaubat setelah menentangnya dengan maksiat yang paling besar. Dan barangsiapa bertaubat dari dosa-dosa yang telah diperbuatnya dan beramal shalih, sesungguhnya dengan itu, ia telah kembali kepada Allah dengan cara yang benar, maka Allah menerima taubatnya dan mengugurkan dosa-dosanya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram70. Akan tetapi orang-orang yang bertobat kepada Allah, beriman kepada-Nya, dan mengerjakan amal saleh yang menunjukkan kejujuran tobatnya; maka Allah akan mengganti kejahatan yang mereka kerjakan dengan kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun atas dosa-dosa orang yang bertobat dari kalangan hamba-hamba-Nya, lagi Maha Penyayang terhadap mereka.📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah70. إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صٰلِحًا uali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh Maka mereka tidak mendapatkan azab. فَأُو۟لٰٓئِكَ يُبَدِّلُ اللهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنٰتٍ ۗ maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan Ibnu Abbas berkata mereka adalah orang-orang beriman. Mereka melakukan banyak keburukan sebelum beriman, namun Allah tidak menginginkan itu dari mereka sehingga Dia menuntun mereka kepada kebaikan dan mengganti keburukan mereka menjadi kebaikan. Adapun penggantian itu di dunia adalah bahwa Allah mengganti kemusyrikan mereka dengan keimanan, keraguan dengan keikhlasan, dan menjauhkan mereka dari perbuatan keji, serta memudahkan mereka untuk beramal shaleh dan melakukan taubat yang benar. Ibnu Abbas juga berkata bahwa sebagian orang musyrik telah terbunuh dalam jumlah yang banyak, lalu sebagian mereka mendatangi Nabi Muhammad seraya berkata sebenarnya apa yang kamu katakan dan kamu serukan adalah hal yang baik, andai saja kamu memberitahu kami bahwa apa yang telah kami lakukan ini terdapat kafarat penghapus dosanya. Maka turunlah ayat والذين لا يدعون....الآيةMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah70. Akan tetapi orang yang bertaubat dari dosa-dosanya di dunia, beriman kepada Allah dan rasulNya, dan mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi apa yang dilarang, maka mereka itu amal buruknya akan diganti dengan amal shalih di akhirat, dengan dihapus kemaksiatannya dan diganti dengan ketaatan. Allah adalah Dzat yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih bagi hamba-hambaNya yang mau bertaubat dan berbuat baik. Imam Bukhari dan lainnya meriwayatkan dari Ibnu Abbas, Dia berkata “Saat surah Al-Furqan ayat [68] {Walladziina Laa Uad’uuna …} diturunkan, orang-orang musyrik Mekah berkata “Sungguh kami telah membunuh orang tanpa alasan yang benar, menyembah tuhan lain selain Allah, dan melakukan perbuatan keji.” Lalu turunlah ayat {Illa Man Taaba}”📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{Kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih. Maka Allah mengganti kejahatan mereka dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H70 “kecuali orang yang bertaubat,” dari kemaksiatan-kemaksiatan tersebut dan lain-lainnya, dengan cara meninggalkannya sama sekali saat itu juga, menyesali perbuatannya yang telah lalu, dan bertekad dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan mengulangi kembali, “dan beriman” kepada Allah dengan iman yang benar yang menuntut untuk meninggalkan segala maksiat dan mengerjakan berbagai ketaatan, “dan mengerjakan amal shalih,” dari amal yang diperintahkan oleh asy-syari’ Allah dan RasulNYa bila diniatkan mengharapkan keridhaan Allah. “maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan,” maksudnya segala perbuatan dan perkataan mereka yang disiapkan untuk amal keburukan akan diganti, yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan. Maka syirik mereka berubah menjadi iman, kemaksiataan mereka diganti menjadi ketaatan, dan kejahatan-kejahtan yang sama yang pernah mereka lakukan diganti, kemudian ditumbuhkan bagi mereka satu taubat, inabat dan ketaatan untuk setiap dosa dari dosa-dosa tersebut. Yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan, sebagaimana tampak dari zahirnya ayat. Dalam hal ini ada sebuah hadits tentang seorang lelaki yang dihisab oleh Allah Karena sebagian dosa-dosanya, lalu dihitung dihadapannya, kemudian Allah mengganti untuk setiap dosa dengan satu kebajikan. Lalu orang itu berkata, ”Ya Rabbi, sesungguhnya aku mempunyai beberapa dosa lagi yang tidak aku lihat di sini.” Wallahu a’lam. “dan Allah Mahapengampun,” terhadap siapa saja yang bertaubat, Dia selalu mengampuni dosa besar, “lagi Mhapenyayang,” kepada hamba-hambaNya, di mana Dia mengajak mereka bertaubat setelah sebelumnya mereka menentangNya dengan dosa-dosa besar, lalu memberi mereka taufik untuk bertaubat, kemudian menerima taubat dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Furqan ayat 70 Imam Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Sa’id bin Jubair, ia berkata, “Abdurrahman bin Abzaa memerintahkan aku dengan mengatakan, “Bertanyalah kepada Ibnu Abbas tentang kedua ayat ini, apa perkara kedua orang yang disebut dalam ayat tersebut?” Yaitu ayat, “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, melainkan dengan suatu alasan yang benar…dst.” Terj. Al Israa’ 33 dan ayat, “Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja ...dst.” Terj. An Nisaa’ 93 Maka aku bertanya kepada Ibnu Abbas, ia menjawab, “Ketika turun ayat yang ada dalam surah Al Furqan, orang-orang musyrik Mekah berkata, “Kami telah membunuh jiwa yang diharamkan Allah dan kami telah menyembah selain Allah serta mengerjakan perbuatan-perbuatan keji.” Maka Allah menurunkan ayat, “kecuali orang-orang yang bertobat…dst.” Adapun yang disebutkan dalam surah An Nisaa’ itu adalah seorang yang sudah mengenal Islam dan syariatnya, lalu ia melakukan pembunuhan, maka balasannya adalah neraka Jahanam, ia kekal di dalamnya.” Kemudian aku menyebutkanya kepada Mujahid, ia berkata, “Kecuali orang yang menyesali perbuatannya.” Dari dosa-dosa tersebut dan lainnya, yaitu dengan berhenti melakukannya pada saat itu juga, menyesali perbuatan itu dan berniat keras untuk tidak mengulangi lagi. Kepada Allah dengan iman yang sahih yang menghendaki untuk meninggalkan maksiat dan mengerjakan ketaatan. Yakni amal yang diperintahkan syari’ Allah dan Rasul-Nya dengan ikhlas karena Allah. Dalam hal ini ada dua pendapat Pendapat pertama, perbuatan mereka yang buruk diganti dengan perbuatan yang baik. Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma berkata, “Mereka adalah kaum mukmin, di mana sebelum beriman, mereka berada di atas kejahatan, lalu Allah menjadikan mereka benci kepada kejahatan, maka Allah alihkan mereka kepada kebaikan, sehingga Allah merubah kejahatan mereka dengan kebaikan. Sa’id bin Jubair berkata, “Allah merubah penyembahan mereka kepada berhala menjadi menyembah kepada Ar Rahman, yang sebelumnya memerangi kaum muslimin menjadi memerangi orang-orang musyrik dan Allah merubah mereka yang sebelumnya menikahi wanita musyrikah menjadi menikahi wanita mukminah.” Al Hasan Al Basri berkata, “Allah merubah mereka yang sebelumnya amal buruk menjadi amal saleh, yang sebelumnya syirk menjadi ikhlas dan yang sebelumnya berbuat zina menjadi menikah, dan yang sebelumnya kafir menjadi muslim.” Pendapat kedua, keburukan yang telah berlalu itu berubah karena tobat nashuha, kembali kepada Allah dan ketaatan menjadi kebaikan. Bagi orang yang bertobat. Kepada hamba-hamba-Nya, di mana Dia mengajak mereka bertobat setelah mereka menghadapkan kepada-Nya dosa-dosa besar, lalu Dia memberi mereka taufik untuk bertobat dan menerima tobat itu.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Furqan Ayat 70Betapa pun demikian, Allah yang maha pengasih dan penyayang terhadap makhluk-Nya, senantiasa membukakan pintu tobat-Nya. Ke-cuali orang-orang yang ketika masih hidup di dunia bertobat dengan tobat yang benar, dan beriman dan mengerjakan kebajikan, sebagai bukti akan kebenaran tobatnya seperti banyak melaksanakan salat, zikir, membaca Al-Qur'an, bersedekah, membantu mereka yang perlu dibantu dan kebajian lainnya. Maka kejahatan yakni dosa mereka yang telah mereka lakukan akan diganti Allah dengan kebaikan, yaitu dengan gemar melakukan ketaatan dan membeci kemaksiatan. Allah maha pengampun, maha penyayang bagi mereka yang ingin kembali lagi ke jalan yang benar. 71. Dan barangsiapa bertobat dengan hati yang ikhlas dan mengerjakan kebajikan, sebagai bukti pertobatannya, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya. Dia menyesal dengan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya, mengakhiri perilaku buruknya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu. Inilah tobat yang akan diterima oleh dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah bermacam penafsiran dari kalangan ahli ilmu terkait kandungan dan arti surat Al-Furqan ayat 70 arab-latin dan artinya, moga-moga membawa faidah bagi ummat. Dukung kemajuan kami dengan mencantumkan hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Bacaan Tersering Dikaji Ada ratusan halaman yang tersering dikaji, seperti surat/ayat Al-Baqarah 1-5, Ar-Ra’d 28, Al-Baqarah 275, At-Tahrim 6, As-Sajdah, Al-Hujurat. Ada juga Al-Furqan 63, At-Taubah 128-129, Al-Baqarah 155, Ath-Thariq, An-Nahl 125, Al-Waqi’ah 35-38. Al-Baqarah 1-5Ar-Ra’d 28Al-Baqarah 275At-Tahrim 6As-SajdahAl-HujuratAl-Furqan 63At-Taubah 128-129Al-Baqarah 155Ath-ThariqAn-Nahl 125Al-Waqi’ah 35-38 Pencarian surah 3 ayat, faedah ayat 15, az-zukhruf, az-zumar/39 53, surat al fajr 1-30 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah